Eksotika Kawah Tangkuban Perahu

17 Apr

Kalimat tsb meluncur deras dari lisan mereka yang berdecak kagum dengan keindahan Kawah Putih Tangkuban Perahu. Eksotika wisata alam yang sangat natural dan ‘cukup’ langka. Setelah kawah Gunung Bromo di Jawa Timur, yang unik dan harum semerbak asap belerang, dan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman), Kawah Putih Tangkuban Perahu layak mendapatkan posisi yang sama. Layak memperoleh pengakuan sebagai kawasan wisata yang eksotik dan menawarkan keindahan alam yang unik dan langka. Dari celah sempit disalah satu sisi kawah (slank), terlihat kumpulan kecil asap belerang keluar dari peraduanya menuju alam bebas dan menebarkan wangi/harum yang nikmat. Wewangian khas pegunungan. Sungguh suatu keindahan yang sulit dilukiskan kecuali melihat langsung ke lokasi. Sebagian pengunjung berupaya mengabadikan peristiwa tsb dengan kamera mereka. Bahkan ada yang nekat menerobos pagar pembatas, masuk ke ‘wilayah terlarang’ agar dapat mengambil gambar yang relative langka tsb. Kawasan wisata Tangkuban Perahu berlokasi di Lembang – Kab. Bandung, Jawa Barat sekitar 29 km dari kota Bandung. Lokasi ini dapat ditempuh sekitar 2 – 3 jam perjalanan dari Kota Bandung dan 1 jam bila dihitung dari Lembang. Perjalanan menuju lokasi, khususnya bila sudah memasuki wilayah lereng gunung sungguh mengesankan. Selama perjalanan pengunjung disuguhi pemandangan alam yang indah. Lereng gunung yang (mungkin) masih perawan, lembah gunung yang masih lembut serta gugusan kebun teh yang mirip untaian permadani Persia. Liuk perjalanan yang berkelok menambah aroma nikmatnya wisata ke Kawah Putih Tangkuban Perahu. 12948081441378131841 perjalanan mendaki ke kawah ratu (elha.doc) Setelah menikmati wisata pembuka selama perjalanan, pengunjung kemudian di beri tiga pilihan pemandangan kawah Tangkuban Perahu. Pertama kawah Upas, kemudian kawah Domas yang berada sekitar 3 km diatasnya dan yang terakhir adalah Kawah Ratu berada di puncak Gunung Perahu. Sebagian besar pengunjung memilih alternative terakhir, yaitu Kawah Ratu. Rruar biasa. Meski kami sudah berusaha sepagi mungkin menuju kawasan wisata ini, + pk. 08 dari Lembang, kami masih harus ‘berjibaku’ mencari lokasi parkir yang sudah dipadati kendaraan lain. Dari plat nomor polisi yang tertera pada kendaraan, kami bisa mempridiksi bahwa pengunjung berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Bogor/Sukabumi, Ciamis, Sumedang bahkan daerah lain di Jawa Tengah / Jawa Timur. Tak terkecuali pengunjung yang berasal dari Luar negeri. Mungkin karena bersamaan dengan waktu liburan akhir tahun atau liburan semester ganjil bagi pelajar/mahasiswa, atau memang kawasan wisata Tangkuban Perahu sudah demikian menarik perhatian wisatawan. Selain itu biaya untuk masuk ke kawasan ini relative murah hanya Rp. 13.000,- perorang dan Rp. 10.000,- untuk kendaraan roda empat. Selebihnya kita bisa menikmati seantero kawasan wisata ini tanpa perlu lagi melakukan pembayaran, termasuk memasuki ketiga pemandangan kawah tsb. Tak lupa, pengunjung juga disajikan oleh berbagai fasilitas dan kelengkapan wisata seperti ‘menara pemandangan bebas hambatan’, wisata kuda menarik, lokasi penghilang lapar dan dahaga serta komplek perdagangan yang menjual souvenir dan pakaian khas Tangkuban Perahu dengan harga yang cukup terjangkau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: